Selamat Datang di Blog kami

"Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat"

Find Out More Purchase Theme

Profil Kami

Sejarah Singkat

Sejarah Singkat berdirinya Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Dakwah Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta.

Selengkapnya

Visi dan Misi

Visi dan Misi yang dimiliki Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Dakwah Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta.

Selengkapnya

Motto

Motto yang dimiliki Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Dakwah Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta.

Selengkapnya

Logo

Filosofi Lambang Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Dakwah Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta.

Selengkapnya

Blog Kami

HARI ARAFAH ADALAH HARI YANG PALING MULIA

HARI ARAFAH ADALAH HARI YANG PALING MULIA


 

Rasulullah SAW bersabda,

“Di sisi Allah SWT, tidak ada hari yang lebih mulia daripada hari Arafah. Pada hari Arafah, (rahmat) Allah SWT turun ke langit dunia, lalu Dia berfirman kepada para malaikat yang ada di langit sambil membanggakan hamba-hamba-Nya yang ada di muka bumi, ‘Lihatlah hamba-hamba-Ku! Meskipun tidak pernah melihat azab-Ku, mereka datang kepada-Ku dari tempat yang jauh dengan berpeluh keringat, penuh debu, dan rambut yang kusut demi mengharapkan rahmat-Ku. Pengampunan terhadap hamba-hamba-Ku dan pembebasan mereka dari api neraka paling banyak terjadi pada hari Arafah.’”


“Tidak ada hari yang membuat setan lebih hancur, hina, dan marah selain hari Arafah. Sebab, pada hari Arafah, Allah SWT menurunkan rahmat-Nya dan mengampuni dosa hamba-hamba-Nya. Keadaan setan yang seperti itu juga pernah terlihat pada Perang Badar karena pada waktu itu ia melihat Malaikat Jibril AS dan para malaikat lainnya membuat saf (barisan penghadang musuh).”


“Barang siapa berdoa meminta kebutuhan dunia dan akhiratnya kepada Allah SWT pada hari Arafah, niscaya Dia akan mengabulkan permintaannya.”


Pada suatu malam di hari Arafah, Rasulullah SAW berdoa untuk umatnya, Allah SWT pun mengabulkan doanya dan berkata, “Seluruh umatmu telah diampuni kecuali orang-orang yang memakan hak orang lain dengan zalim. Sesungguhnya Aku akan mengambil hak orang yang dizalimi dari orang yang menzaliminya.”


Rasulullah SAW berdoa, “Ya Rabbi, jika Engkau menghendaki, aku berharap Engkau berkenan memberikan surga kepada orang yang dizalimi dan mengampuni orang yang menzalimi.” Pada waktu malam di hari Arafah, belum ada jawaban untuk doa ini. Pada pagi harinya, beliau mengulangi doanya di Muzdalifah.


Di sana dikatakan, “Apa yang kau minta telah dikabulkan.” Oleh karena itu, Nabi SAW tersenyum. Abu Bakar As-Shiddiq RA dan Umar bin Khattab RA yang ketika itu melihatnya bertanya mengenai sebab beliau tersenyum. Rasululah SAW bersabda, “Ketika mengetahui bahwa doaku dikabulkan dan dosa-dosa umatku telah diampuni, Iblis musuh Allah SWT mengambil tanah dan menaburkannya ke atas kepalanya sendiri dalam keadaan sangat terpukul. Ketika melihatnya seperti itu, aku pun tersenyum.”

HAL-HAL YANG DISUNAHKAN PADA HARI RAYA KURBAN

HAL-HAL YANG DISUNAHKAN PADA HARI RAYA KURBAN

Gambar 1


Diantara banyaknya amalan-amalan sunnah yang dikerjakan pada hari raya kurban ialah sebagai berikut;

1) Bangun lebih awal pada pagi hari.


2) Menggunakan siwak.


3) Mandi (gusul).


4) Memakai wewangian.


5) Memakai pakaian yang bersih dan suci.


6) Pada hari Raya Kurban, mulai dari waktu terbitnya fajar sadik (imsak) sampai shalat Id disunahkan tidak makan dan minum apa pun seperti orang yang berpuasa.


7) Diusahakan makan setelah shalat Id dan makanan yang pertama kali dimakan pada hari itu adalah daging kurban. Rasulullah SAW biasanya memakan hati hewan kurban.


8) Jika memungkinkan, pergi ke tempat shalat Id dengan berjalan kaki.


9) Setelah melaksanakan shalat Id, pulang melalui jalan yang berbeda.


10) Merasa senang dan bergembira.


11) Memperbanyak sedekah.


12) Saling bersalaman dan mendoakan kerabat, tetangga, dan orang muslim lainnya seraya mengucapkan “Taqabbalallāhu minnā wa minkum” (semoga Allah SWT menerima amal kami dan kalian).


13) Memperbanyak takbir ketika berjalan menuju masjid atau tanah lapang.


APAKAH HAL YANG HARUS DILAKUKAN SETELAH MENYEMBELIH HEWAN KURBAN?


Setelah menyembelih hewan kurban, kita dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunah Syukur dua rakaat dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-Kautsar pada rakaat pertama serta membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua.


Rasulullah SAW bersabda, ”Setelah menyembelih hewan kurban, letakkanlah pisau yang ada di tangan kalian, kemudian laksanakanlah shalat dua rakaat. Barang siapa di antara umat muslim melaksanakan dua rakaat shalat sunah Syukur ini, lalu menginginkan sesuatu dari Allah SWT, pasti Allah SWT akan mengabulkan keinginannya.”


Kemudian, kita dianjurkan berdoa meminta hajat untuk dunia dan agama serta berdoa seperti ini, “Ya Rabbi, domba (sapi atau kambing) ini dari-Mu, untuk-Mu, dan untuk ridha-Mu. Maka, terimalah (kurban ini) dari kami dengan rahmat dan kemurahan-Mu sebagaimana Engkau telah menerima (kurban) dari Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS, serta kekasih-Mu Muhammad SAW, yā Akramal Akramīn...”

SEBAGIAN HIKMAH BERKURBAN

SEBAGIAN HIKMAH BERKURBAN

Gambar 1

Apabila hewan yang dapat dimakan dagingnya disembelih dengan dibacakan “Bismillāhi Allāhu Akbar”, dagingnya halal hukumnya. Dengan penyembelihan, hewan pun menjadi bersih dari darah yang najis. 

Kurban merupakan jamuan Allah SWT untuk hamba-hamba-Nya. Berkurban merupakan sebuah pengorbanan di jalan Allah SWT, wujud rasa syukur terhadap nikmat yang telah diberikan oleh-Nya, wasilah untuk mendapatkan pahala dan mendekatkan diri kepada-Nya, serta benteng agar terhindar dari segala musibah.

Di berbagai belahan dunia, ratusan ribu hewan disembelih setiap harinya, tetapi hanya orang-orang kaya yang mendapatkan manfaat dan menikmati dagingnya. Namun, pada hari Raya Iduladha, semua lapisan masyarakat, termasuk orang-orang miskin, ikut mendapatkan manfaat dan menikmati daging ataupun kulit hewan kurban. Dalam hal ini, terdapat manfaat umum (bersama), bukan manfaat pribadi. Berkurban adalah sebuah pengorbanan besar yang bersifat sosial dan manusiawi. Ketika hari Raya Kurban, jumlah hewan yang disembelih tidak akan bertambah banyak. Sebab, jumlah hewan yang akan disembelih oleh para penjual daging akan berkurang pada hari Raya Kurban karena mereka tidak akan bisa menjual daging pada saat itu.

Sebagian orang tidak menganggap puluhan ribu hewan yang disembelih setiap hari untuk kesenangan mereka sendiri sebagai jumlah yang banyak, tetapi mereka menganggap jumlah hewan yang disembelih satu tahun sekali untuk Allah SWT dan kemaslahatan umat manusia sebagai jumlah yang banyak. Hal itu bukanlah sebuah sikap yang benar.

Alhasil, kurban adalah suatu ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk kemaslahatan bersama dan mengandung berbagai hikmah, baik dari segi agama, akhlak, maupun sosial. Tidak ada orang berakal yang membantah hal ini.


PEMBAGIAN HEWAN KURBAN

Sunah hukumnya membagi daging kurban sunah menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut. Sepertiganya dikonsumsi oleh orang yang berkurban dan keluarganya. Sepertiganya dihadiahkan atau dihidangkan kepada kerabat, tetangga, dan teman-teman. Sepertiganya lagi disedekahkan kepada para fakir miskin. 

Sebagian daging kurban atau seluruhnya juga boleh dibagikan sebagai sedekah kecuali satu potong untuk mendapatkan keberkahan. Meskipun orang yang berkurban adalah orang fakir, ia berserta keluarganya hanya disunahkan memakan satu pertiga bagian hewan kurban tersebut.

BULAN ZULHIJAH DAN HAL-HAL YANG DILAKUKAN PADA 10 HARI PERTAMANYA

BULAN ZULHIJAH DAN HAL-HAL YANG DILAKUKAN PADA 10 HARI PERTAMANYA


Bulan Zulhijah merupakan bulan ke-12 dari bulan-bulan Qamariah dan bulan dilaksanakannya rukun Islam yang ke-5, yaitu ibadah haji. Selain itu, bulan Zulhijah juga merupakan bulan mulia karena orang-orang muslim dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Padang Arafah, jutaan hewan kurban disembelih untuk mengharapkan ridha Allah SWT, dan buku catatan amal manusia selama setahun penuh ditutup.

Sepuluh hari pertama bulan Zulhijah disebut Layālil ‘Asyarah (sepuluh malam mulia). Pada bulan ini hendaknya kita selalu membaca istigfar, shalawat, doa-doa, dan melaksanakan shalat Tasbih untuk menyempurnakan berbagai macam kekurangan dalam ibadah-ibadah yang selama ini kita lakukan. Orang muslim yang belum mampu melaksanakan ibadah haji disarankan untuk berpuasa pada hari-hari tersebut karena di dalamnya terdapat manfaat dan pahala yang begitu besar. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk berpuasa pada sembilan hari pertama bulan Zulhijah, lalu pada hari kesepuluh tidak makan apa pun sampai hewan kurban disembelih, dan sebaiknya makanan yang kita makan pertama kali pada hari itu adalah daging hewan kurban tersebut. Jika tidak mampu berpuasa selama sembilan hari, seseorang hendaknya berpuasa pada tanggal 8 dan 9 Zulhijah.


Selain itu, orang yang berniat berkurban dilarang (makruh hukumnya) memotong rambut, kuku, dan lainnya hingga selesai menunaikan ibadah kurbannya. Kaum muslim, baik laki-laki maupun perempuan, disunahkan untuk mengumandangkan takbir tasyrik setiap selesai shalat fardu, terhitung mulai dari salat Subuh pada hari Arafah tanggal 9 Zulhijah hingga shalat Asar (termasuk setelah shalat Asar) hari ke-4 Iduladha (tanggal 13 Zulhijah). Mulai hari pertama sampai kesepuluh bulan Zulhijah, yakni hari pertama Iduladha, setelah shalat Subuh, kita dianjurkan membaca,

10 kali shalawat “Allāhumma shalli wa sallim wa bārik ‘alā sayyidinā muhammadin wa ‘alā āli sayyidinā muhammad”,

10 kali istigfar “Astaghfirullāhal ‘azhīmal karīm alladzī lā ilāha illā huwal hayyul qayyūm wa atūbu ilaīk wanas’aluhut taubata wal maghfirata wal hidāyata lanā innahū huwat tawwāburrahīm”,

10 kalimat tauhid “Lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīkalah lahul mulku walahul hamdu yuhyī wa yumītu wa huwa hayyun lā yamūtu biyadihil khaīr wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.” (Kumpulan Doa dan Ibadah, Penerbit Fazilet)


Kegiatan

Festival Dakwah
Program Kerja Korda Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta, yang di ikuti oleh seluruh Anggota KORDA dan Senior, yang dilaksanakan satu kali dalam satu periode
Pelatihan Da'i Nasional
Program Kerja Korda Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta, yang di ikuti oleh seluruh Anggota KORDA dan Umum, yang dilaksanakan satu kali dalam satu periode
Triwulan
Program Kerja Korda Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta, yang di ikuti oleh seluruh Anggota KORDA dan BPH serta Koord setiap Divisi, yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali dalam satu periode

Divisi

Divisi
Da'i dan Da'iah
Divisi
Tilawah
Divisi
Kaligrafi
Divisi
Hadroh

Contact

Hubungi Kami

Alamat:

Ruang ORMAWA Institut Ilmu Al-Qur'an An Nur Yogyakrta

Jam Kerja:

Senin - Jum'at dari 10am dari 5pm

No Telpon:

+62-813-9366-7293

Powered by Blogger.

HARI ARAFAH ADALAH HARI YANG PALING MULIA

  Rasulullah SAW bersabda, “Di sisi Allah SWT, tidak ada hari yang lebih mulia daripada hari Arafah. Pada hari Arafah, (rahmat) Allah SWT tu...

Slider

4-latest-1110px-slider

Comments

4-comments

Latest blog posts

3-latest-65px