Beberapa saat setelah itu, terjadi kebakaran di tempat penginapan tersebut. Meskipun orang-orang telah berusaha sekuat tenaga, mereka tidak berhasil memadamkan apinya. Banyak harta benda mereka yang terbakar dan hancur. Barang-barang Maulana Abdul Mukmin Lahori, salah seorang murid Imam Rabbani KS, pun terbakar, tetapi dirinya berhasil menyelamatkan diri dengan susah payah.
Kemudian, ia menghadap Imam Rabbani KS. Beliau berkata, “Apakah tidak ada seorang pun yang memberi tahumu agar membaca doa-doa yang harus dibaca?” Ia berkata, “Tidak, Guru.” Karena murid-muridnya tidak memberi tahu murid tersebut, beliau sangat kecewa kepada mereka dan berkata, “Kapan pun doa ini dibaca, orang yang membaca dan hartanya akan selamat.” (Silsilah Saadat Naqsyabandiyah, Penerbit Fazilet)
KITA HARUS MENGURANGI KETERIKATAN PADA TEKNOLOGI
- Perangkat elektronik seperti handphone, tablet, dan televisi tidak boleh digunakan untuk menghibur atau mendiamkan anak-anak. Perangkat seperti itu dapat menyebabkan terhambatnya kemampuan berbicara pada anak-anak dan keterlambatan dalam perkembangannya dari waktu ke waktu.
- Game digital dapat menyebabkan kesulitan dalam membedakan antara dunia maya dan kenyataan. Selain itu, keinginan untuk menang dapat menyebabkan stres dan depresi.
- Permainan yang mengandung unsur kekerasan dapat menyebabkan anak menjadi agresif.
- Waktu yang digunakan oleh anak-anak untuk permainan digital harus dikontrol dan dibatasi oleh orang tuanya.
- Gangguan kesehatan dapat muncul pada tubuh karena menggunakan komputer dalam waktu yang lama.
- Oleh sebab itu, waktu yang digunakan anak-anak untuk bermainan mainan dijital mesti dibatasi melalui kontrol pihak keluarga. Rumah harus dirancang dengan rancangan yang mendorong untuk membaca buku dan dengan gaya perpustakaan, bukan dengan gaya perangkat teknologi seperti televisi, telepon, dan internet.

0 Comments:
Post a Comment